Kegiatan dihadiri Forkompinda Kota Balikpapan, Bawaslu Kota Balikpapan, Kesbangpol, Ketua RT, dan pengurus partai politik (parpol).
Pjs Wali Kota Balikpapan Ahmad Muzzakir mengatakan, pilkada merupakan salah satu pilar penting dalam pelaksanaan demokrasi. Yang mana, melalui pemilihan langsung ini masyarakat diberikan kesempatan untuk menentukan pemimpin yang mampu membawa daerah Balikpapan kerah yang lebih baik.
Oleh karena itu, Pilkda bukan sekedar ajang pemilihan, tetapi juga bentuk nyata partisipasi masyarakat dalam menentukan masa depan daerahnya.
"Pada kesempatan ini, kita melaksanakan sosialisasi yang merupakan bagian dari pelaksanaan peraturan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 9 Tahun 2005 mengenai pedoman bagi pemerintah daerah dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah," ujarnya.
Ia katakan, pada pasal 5 tersebut ditegaskan bahwa pemerintah wajib memberikan dukungan, termasuk dalam hal sosialisasi pelaksanaan pilkada dan penyampaian informasi kepada masyarakat mengenai pilihannya.
Sebagaimana telah diputuskan KPU Balikpapan, lanjut dia sampaikan, pada Rapat Pleno terbuka 19 September 2024. Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Balikpapan untuk Pilkada 2024 sebanyak 520.986 pemilih.
"Tentu ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memastikan bahwa setiap warga yang telah terdaftar dalam DPT dapat menggunakan hak pilihnya secara baik dan tepat," jelasnya.
Menurutnya, sosialisasi yang pihaknya laksanakan pada kesempatan tersebut memiliki peran yang sangat strategis. Maka itu, ia mengajak para ketua RT yang hadir untuk menjadi ujung tombak dalam menyebarluaskan informasi mengenai pilkda kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.
"Tugas kita bersama adalah memastikan bahwa setiap warga memahami berapa pentingnya peran suara mereka dalam menentukan masa depan kota Balikpapan. Sosialisasi yang baik dan efektif akan meningkatkan partisipasi masyarakat serta mencegah adanya ketidaktahuan atau ketidakpahaman mengenai proses Pemilihan," bebernya.
Tak kalah penting, dirinya juga mengimbau kepada warga Balikpapan untuk tidak golput dan menggunakan hak pilih dengan penuh tanggung jawab. "Karena suara kita menentukan arah pembangunan kota Balikpapan di masa mendatang," pungkasnya.
Editor: Supiansyah