Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI Unit Balikpapan, Dodi Yapsenang, menjelaskan tujuan kegiatan ini.
"Kegiatan Monev ini bagian dari upaya kami untuk memastikan program-program TJSL yang kami jalankan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. Kami percaya bahwa kolaborasi erat dari stakeholder dan mitra binaan kami kunci untuk mencapai tujuan bersama dalam pembangunan berkelanjutan,” kata Dodi.
Kegiatan Monev bertujuan menilai efektivitas program TJSL yang telah dan akan dilaksanakan serta mengidentifikasi berbagai permasalahan untuk memastikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Dodi juga menyampaikan komitmen perusahaan terkait kegiatan Monev dan harapannya akan keterlibatan seluruh stakeholder.
“Sebagai bentuk komitmen perusahaan melibatkan semua pemangku kepentingan dalam proses evaluasi, perusahaan memberikan umpan balik melalui form survei. Ini memungkinkan stakeholder memberikan masukan dan saran langsung. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan dalam program TJSL serta memastikan setiap inisiatif benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat,” tambah Dodi.
Beberapa mitra binaan yang hadir memberikan testimoni mengenai dampak positif dukungan PT KPI Unit Balikpapan. Ketua Kelompok Rain Water Harvesting and Urban Farming (Rawabening), Rosdiana, mengungkapkan manfaat yang diperolehnya.
"Selama kami menjadi mitra binaan PT KPI RU V Balikpapan, kami selalu dilibatkan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan monitoring evaluasi program CSR. Dengan adanya kegiatan seperti ini, kami benar-benar merasa menjadi aktor perubahan. Kami telah mendapatkan banyak manfaat dari program CSR, salah satunya pelatihan pertanian modern dengan sistem hidroponik serta penyediaan alat-alat pertanian dan UMKM," kata Rosdiana.
Selama kegiatan Monev, evaluasi dilakukan secara menyeluruh terhadap berbagai program TJSL yang terdiri dari 4 Pilar CSR Pertamina yakni Pilar Pertamina Cerdas, Pertamina Berdikari, Pertamina Sehat, dan Pertamina Hijau. Diskusi interaktif antara pihak perusahaan, mitra binaan, pemerintahan, dan stakeholder menghasilkan masukan untuk perbaikan dan pengembangan program di masa mendatang.
Pada akhir sesi diskusi, Kepala Dinas Pertanian Penajam Paser Utara, Andi Traso, menyampaikan harapannya terkait keberlanjutan kegiatan Monev.
"Ini langkah baik yang dilakukan perusahaan. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan dan melibatkan kami sebagai Dinas terkait agar tercipta kolaborasi yang baik dan program-program yang mendukung kesejahteraan masyarakat ke depan,” ucap Andi.
Dalam kegiatan ini, diperkenalkan juga kelompok-kelompok baru sebagai mitra binaan PT KPI Unit Balikpapan, termasuk Kelompok Bina Karya Baitul Ghofur, Taka Hidroponik, serta Kampung Pandai Mandiri Belajar (Kapabel) Margasari bersama Yayasan Teman Kita. Perusahaan berharap kolaborasi ini memperkuat hubungan dengan masyarakat serta meningkatkan dampak positif bagi lingkungan dan kesejahteraan. (*)
Editor: Aspian Nur