Kepala Satpol PP Kota Balikpapan, Boedi Liliono, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus menertibkan PKL yang berjualan di Fasum dan Fasos Pasar Pandansari.
“Penertiban ini merupakan kelanjutan dari kegiatan yang telah kami laksanakan sebelumnya. Masih ada PKL yang nekat berjualan, dan kami tindak tegas,” ujarnya kepada awak media.
Boedi menambahkan bahwa penertiban dilakukan untuk mengingatkan PKL bahwa berjualan di Fasum dan Fasos di area Pasar Pandansari adalah pelanggaran.
“Kami pastikan jika ada PKL yang melanggar, kami akan angkut barang dagangan mereka. Jika mereka tetap membandel, kami akan terapkan Tindak Pidana Ringan (Tipiring),” tegasnya.
Tindakan tegas ini diambil bukan tanpa alasan. Selain sudah memberikan peringatan, pihaknya juga telah melakukan pengawasan di lokasi tersebut.
“Kami sudah memberikan peringatan, termasuk memasang plakat dan menjaga lokasi dengan petugas. Jika masih ada yang melanggar, kami akan ambil tindakan,” paparnya.
Boedi juga mengakui bahwa ada beberapa PKL yang tidak mengindahkan peringatan yang diberikan. Namun, pihaknya tetap memaksimalkan upaya penertiban.
“Penertiban kali ini melibatkan sekitar 500 personel lengkap, dibantu oleh TNI dan Polri,” pungkasnya. (*/kk)
Editor: Supiansyah