Di RT 38, Kelurahan Sepinggan Baru, Balikpapan Selatan, sebuah rumah milik warga setempat nyaris ambruk imbas hujan deras yang terjadi sejak dini hari tadi.
Darminto, pemilik rumah kepada Korankaltim.com siang tadi menjelaskan, ambruknya kayu penahan atau siring yang menompang bangunan rumah miliknya tersebut terjadi sekitar jam Sembilan pagi.
"Subuh tadi terdengar ada bunyi seperti suara patahan kayu. Pas tadi pagi sekitar jam Sembilan siring rumah saya ternyata ambruk semua," kata Darminto.
Darminto bersyukur karena pihak kelurahan maupun kecamatan sudah meninjau langsung longsor yang terjadi di areal rumahnya tersebut.
Dirinya berharap pasca peninjauan oleh pemerintah setempat ini segera ada langkah cepat yang diambil. "Mudah-mudahan segera ditangani, paling tidak diberikan terpal dulu karena kalau terjadi hujan susulan kami khawatirkan rumah kami amblas semuanya ke bawah. Ini juga kami masih mencari lokasi yang lebih aman untuk tepat tinggal sementara mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tak diinginkan," tutup Darminto.
Sebelumnya musibah tanah longsor terjadi di area pemakaman Gunung Guntur, Kecamatan Balikpapan Tengah sekitar pukul 08.45 WITA dan menimpa seorang ibu dan anak yang saat itu tengah melintas menggunakan sepeda motor.
Editor: Aspian Nur