Dari pantauan Korankaltim.com, proses bongkar muatan kereta tanpa rel ini dilakukan pada Kamis pukul 09.00 Wita yang diawasi langsung General Manager Pelindo Regional IV Balikpapan, Suhadi Hamid serta didampingi Branch Manager Subholding Pelindo Multi Terminal (SPMT), Wahyuddin dan pejabat lainnya.
Kedatangan ART ini merupakan bagian dari dukungan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) terhadap pembangunan Ibu Kota Negara (IKN). Pelabuhan yang dikelola oleh PT Subholding Pelindo Multi Terminal (SPMT) memiliki dermaga sepanjang 491,5 meter, cukup untuk menampung kapal besar seperti MV UHL Fierce yang memiliki panjang 150 meter dengan lebar 26 meter.
Infrastruktur di Pelabuhan Semayang yang memadai pun mempermudah distribusi material dan peralatan untuk proyek IKN.
"Kedatangan kereta tanpa rel di Pelabuhan Semayang menunjukkan dukungan Pelindo Group terhadap proyek IKN. Kami mengoptimalkan tiga pelabuhan di Balikpapan untuk mendukung distribusi material dan logistik," kata General Manager Pelindo Regional IV Balikpapan, Suhadi Hamid, Kamis (1/8/2024).
Tiga pelabuhan yang disebutkan Suhadi, yakni Pelabuhan Semayang, Pelabuhan Kampung Baru, dan Pelabuhan Peti Kemas yang dikelola KKT (Kaltim Kariangau Terminal, Red) anak usaha Pelindo dan sejak dua tahun lalu. Ketiganya menjadi pelabuhan tujuan.
Suhadi melanjutkan, proses bongkar muatan penurunan sparepart dan tiga gerbong kereta tersebut menggunakan crane kapal. Muatan tersebut kemudian akan dikirim ke IKN menggunakan trailer.
"Kapal ini membawa tiga gerbong kereta dan 25 boks sparepart beserta aksesoris. Proses bongkar kita perkirakan akan memakan waktu sekitar satu hari dan akan langsung diantar ke IKN menggunakan trailer," terangnya.
Suhadi juga menekankan pentingnya penerapan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) untuk menghindari insiden dan melindungi pekerja serta barang-barang selama proses bongkar muatan kapal dilakukan.
Dengan kedatangan kereta tanpa rel ini, diharapkan proyek transportasi modern di IKN dapat segera direalisasikan guna meningkatkan mobilitas dan efisiensi.
Sebelumnya, rangkaian kereta tanpa rel ini juga telah tiba di Pelabuhan Peti Kemas Kariangau pada Selasa (30/7/2024). Selain ART, sejumlah fasilitas pendukung IKN lainnya seperti taksi terbang dan patung Garuda untuk Istana Negara juga dikirim melalui Pelabuhan Semayang, semuanya dikirim menggunakan kapal Roll On Roll Off (RoRo). Material lainnya untuk berbagai proyek pembangunan di IKN juga telah tiba secara reguler.
Editor: Supiansyah