Lepasnya hewan mamalia tersebut terekam kamera video warga berdurasi 2 menit lebih dan beredar di masyarakat. Dalam video tersebut kerbau terlihat sempat menyeruduk pengendara sepeda motor yang melintas di dekatnya.
Dari informasi yang dihimpun korankaltim.com, kerbau itu lepas dari kawasan Klandasan Ilir dan kemudian berlari menuju arah Tugu Adi Pura di kawasan Karang Jati, Balikpapan Tengah. Sejumlah pengedara pun berupaya menghindari kerbau yang lepas tersebut.
Namun nahas, sesaat sebelum sampai di kawasan Simpang Tugu Adi Pura, seorang pengedara yang berboncengan kemudian terseruduk kerbau tersebut hingga terjatuh.
"Alhamdulillah saat ini kerbau sudah berhasil diamankan pemiliknya dan sudah disembelih untuk acara meninggalnya salah satu warga di Klandasan Ilir," kata Abdul Kadir, Senin (10/6/2024).
Warga lainnya, Sairi menyebutkan bahwa kerbau tersebut lepas sejak Senin (10/6/2024) pagi sekira pukul 08.00 Wita. Sejumlah warga pun sempat diseruduk kerbau tersebut. "Tadi sudah dibawa pakai pikap sama yang punya. Ada beberapa korban juga, sudah dibawa ke rumah sakit," ujarnya.
Menyikapi fenomena hewan lepas terutama jelang perayaan Hari Raya Iduladha, Kasi Humas Polresta Balikpapan, Ipda Sangidun pun memastikan, Porlesta Balikpapan telah mengerahkan sejumlah personel dalam hal ini Babinkamtibmas disetiap kelurahan untuk meningkatkan patroli serta pengawasan terhadap lokasi-lokasi penjualan hewan kurban.
Langkah ini diambil selain untuk meningkatkan pengawasan hewan kurban lepas juga untuk mengantisipasi tindakan kriminal pencurian juga penyebaran penyakit.
"Fenomena hewan kurban lepas ini memang sudah sering kali terjadi. Ini bukan karena kesengajaan, tetapi karena hewan memiliki naluri yang tidak bisa diduga. Maka dari itu, kita selalu mengantisipasi dan bekerja sama untuk mengingatkan tentang keamanan dan kenyamanan masyarakat," katanya.
Selain itu, lanjut Sangidun, Polresta Balikpapan juga mengimbau masyarakat, terutama para pedagang hewan kurban, untuk meningkatkan kewaspadaannya.
"Terutama para pedagang sapi dan hewan ternak, baik dari segi keamanan pencurian maupun dari segi kesehatan hewan kurban," tambah Ipda Sangidun.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dengan dinas kesehatan setempat untuk mencegah penularan penyakit pada hewan.
"Kita juga sudah minta ke masing-masing Babinkamtibmas untuk mendata para penjual hewan kurban. Agar mereka selalu meningkatkan pengawasan terhadap hewannya," tambahnya.
Sementara, korban pengendara sepeda motor yang sempat diseruduk pun saat ini telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Editor: Maruly Z