Bendungan Sepaku Semoi merupakan sebuah proyek infrastruktur strategis yang mulai dibangun pada tahun 2020 lalu dan baru selesai pada tahun 2024. Dengan mengucapkan syukur, Jokowi menyampaikan bendungan ini akan memiliki kapasitas tampung sebesar 16 juta meter kubik dengan total luas genangan mencapai 332 hektar.
"Alhamdulillah, pada siang hari ini diresmikan bendungan Sepaku Semoi yang telah dimulai pengerjaannya tahun 2020 dan selesai tahun 2024," kata Joko Widodo dalam sambutannya.
Proyek pembangunan Bendungan Sepaku Semoi yang diresmikan hari ini setidaknya telah menelan biaya sebesar 836 miliar rupiah dari dana APBN.
Bendungan ini pun akan menjadi sumber air baku untuk air minum di Ibu Kota Nusantara serta sebagian lagi disiapkan untuk Kota Balikpapan.
Jokowi menekankan pentingnya bendungan ini bagi penyediaan air baku yang akan mendukung kebutuhan masyarakat dan perkembangan wilayah terutama bagi Ibu Kota Nusantara. "Ini akan menjadi sumber air baku, air minum di Ibu Kota Nusantara dan sebagian untuk Kota Balikpapan," jelasnya.
Peresmian bendungan ditandai dengan pemutaran replikasi PUPR dan penandatanganan prasasti oleh Presiden Jokowi. Pada agenda ini, juga turut dihadiri oleh sejumlah menteri, wakil menteri, Panglima TNI, Gubernur Kalimantan Timur, serta Bupati Penajam Paser Utara.
Jokowi juga berharap dengan keberadaan Bendungan Sepaku Semoi saat ini kedepannya dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekitar dan mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah IKN.
Editor Aspian Nur