Rahmad Mas'ud mengatakan, bantuan kendaraan ini sebagai bentuk memberikan fasilitas sarana dan prasarana untuk oprasional petugas pengawas khusunya di lingkungan DLH.
"Karena selama 24 tahun ini baru kembali diadakan kendaraan operasional bagi mereka. Jadi kita bertahap memberikan sarana dan prasarana fasilitas kepada pegawas di lingkungan DLH," ujarnya.
Ia juga sampaikan, ditengah pembangunan Balikpapan dan mempersiapkan salah satu kota terbaik khususnya di bidang kebersihan, tTentunya pihaknya menganggap perlu menyediakan beberapa fasilitas dan sarana bagi pegawai DLH. Begitupun, dengan dinas lain yang sifatnya pelayanan kepada masyarakat termasuk lurah dan camat.
"Kita harus gerak cepat, karena permasalahan-permasalahan ini bukan hanya mendengarkan keluhan warga. Tetapi secara langkah nyata kita harus berada di tengah-tengah masyarakat salah satunya menyediakan sarana ini. Agar, para pegawai yang beroperasi di lapangan yang bersentuhan dengan masyarakat cepat dan mudah berinteraksi kepada masyarakat apalagi masalah kebersihan," tandasnya.
Sementara ditempat yang sama, Kepala DLH Kota Balikpapan Sudirman Djayaleksana menambahkan, bantuan kendaraan roda dua ini di peruntukan bagi petugas pengawas kebersihan di mana untuk kendaraan roda dua ini pernah diadakan pada 2001 terkahir. Artinya, sudah 24 tahun, dan motor yang lama sudah rusak.
Ia juga katakan, pengawas kebersihan ini tidak hanya mengawasi pada pengangkutan sampah saja, jika ada laporan buangan sampah liar, mereka akan ke lapangan untuk survey dan selanjutnya melaporkan ke petugas kebersihan.
"Selama ini yang digunakan adalah motor pribadi padahal mereka bekerja untuk kita. Alhamdulillah 2023 kemarin kita ajukan dan terealisasi ditahun ini," pungkasnya.
Editor: Maruly Z