Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan, Bambang Subagyo menerangkan, kobaran api pertama kali dilihat pemilik rumah yang diduga berasal dari obat nyamuk yang terbakar.
"Pengakuan pemilik rumah dari obat nyamuk yang terbakar, kemudian merembet ke kasur," kata Bambang, Rabu (15/5/2024).
Akibat dari musibah kebakaran ini, lanjut Bambang dua kamar dari satu bangunan rumah tersebut ludes terbakar. Petugas yang tiba di lokasi kejadian pun mampu menjinakkan api dengan cepat, sehingga api tak merembet ke seluruh bangunan rumah. "Korban jiwa nihil, dua kamar yang terbakar," ujarnya.
Disisi lain, Bambang juga menghimbau kepada masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap musibah kebakaran. Memeriksa kembali setiap peralatan yang dapat menimbulkan percikan api, seperti kompor, listrik, kipas serta peralatan lainnya.
"Kami imbau masyarakat tingkatkan kewaspadaan. Cek kembali peralatan seperti kompor yang baru digunakan dan peralatan lainnya. Jika ada kebakaran segera melapor ke petugas terdekat agar dapat segera ditangani," tuntas Bambang.
Editor: Maruly Z