Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan, Usman Ali mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat mengenai munculnya asap hitam tebal di kawasan BP. "Ternyata saat diperiksa hanya pembakaran kabel, kesiagaan kami tetap dilaksanakan sesuai dengan SOP. Jadi TNI/Polri bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan dalam situasi ini tetap sigap," kata Usman ditemui di kawasan BP.
Usman memastikan bahwa kondisi di lokasi kejadian saat ini telah aman. Ia juga telah memintai keterangan terhadap pengawas proyek mengenai munculnya api di lantai atas gedung tersebut. Mengingat lagi, dalam suasana bulan Ramadan serta menyambut Lebaran yang semakin dekat, potensi kerawanan sekecil apa pun tetap perlu diwaspadai. "Ini akan tetap kita serahkan ke pihak berwajib, untuk dimintai keterangan bahwa pembakaran seperti ini bisa meresahkan masyarakat," ujarnya.
Kasubnit Turjawali URC Polresta Balikpapan, Aipda Agus Hadiwaluyo, menegaskan bahwa pengawas dan pekerja proyek beserta barang bukti pembakaran kabel tembaga akan ditindaklanjuti. "Tetap pengawas dan pekerja proyeknya serta barang bukti pembakaran kabel tembaga akan kita bawa ke Polresta Balikpapan, untuk kita tindaklanjuti," singkatnya.
Sementara itu pengawas proyek renovasi gedung, Suahimi mengaku tak mengetahui bahwa ada pekerjanya yang melakukan pembakaran di rooptop gedung. "Kami kerja di lantai 2 gak sampai ke lantai atas. Gak tau juga kalau ada yang bakar, taunya pas sudah rame-rame di bawah," akunya.
Usman mengimbau kepada seluruh masyarakat terkhusus bagi warga Kota Balikpapan agar tetap waspada selama bulan Ramadan dan menyambut hari raya Idulfitri. "Membakar boleh saja, hanya saja lebih perhatikan lagi, disatu sisi lokasi (kawasan BP) ini lokasi padat, daerah pertokoan, kita pasti tetap antisipasi kejadian apapun yang dapat menimbulkan bencana," pungkasnya.
Editor: Maruly Z