Paroki Santa Theresia Prapatan, Pastor Tarsy Asmat MSF, menjelaskan bahwa Paskah adalah momen penting yang dirayakan dengan suka cita karena melambangkan penebusan bagi seluruh umat manusia.
Pastor Tarsy menjelaskan bahwa, tema Paskah tahun ini mengusung pesan keuskupan tentang pentingnya keluarga sebagai tempat untuk menyebarkan Injil dan melaksanakan Evangelisasi (Penginjilan). Hal ini dipandang penting mengingat peran penting keluarga sebagai pondasi masyarakat.
"Mewartakan sukacita Injil kepada keluarga adalah fokus pastoral keuskupan kami tahun ini, mulai dari perayaan Natal kemarin hingga Paskah ini," kata Paroki Santa Teresia Prapatan, Pastor Tarsy Asmat MSF.
Dia juga menekankan pentingnya kerukunan dan toleransi di masyarakat, khususnya di Balikpapan, sebuah kota yang dikenal dengan sebutan Kota Beriman. "Semoga kontribusi umat Kristiani dalam mempertahankan ajaran Kristus dan damai dapat menciptakan kerukunan yang harmonis di Balikpapan, ditambah lagi Balikpapan saat ini menjadi penyokong Ibu Kota Nusantara," ujarnya.
Paskah lanjut Tarsy, bukan hanya tentang ritual keagamaan, tetapi juga tentang kegembiraan atas penebusan dan harapan akan damai di dunia. Pastor Tarsy pun mengajak umat Kristiani untuk menjadi inisiatif dalam membangun perdamaian, sesuai dengan pesan dari Paus. "Kristus adalah inisiatif dalam menyapa manusia, maka marilah kita menjadi inisiatif dalam membangun perdamaian di tengah-tengah kita," tuturnya.
Perayaan Paskah lanjut Tarsy, bukan hanya menjadi momen keagamaan, tetapi juga panggilan bagi umat Kristiani untuk menyebarkan kasih dan damai kepada sesama. "Mari bersama-sama merayakan kegembiraan Paskah dan menjadi pembawa damai di lingkungan kita masing-masing," pungkasnya.
Editor: Maruly Z