Warga sekitar menyebutkan, kobaran api pertama kali terlihat di lantai dua bangunan rumah. Warga yang sempat melihat api tersebut pun berupaya mendobrak pintu rumah yang diduga sedang ditinggal pemiliknya. "Di lantai dua situ pertama kali muncul, pas liat itu, warga ini langsung coba masuk ke rumah didobrak pintu rumah itu," kata Rama, Rabu (6/3/2024).
Warga yang telah berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya itu pun belum mampu menjinakkan api. Pasalnya, saat pintu berhasil dibuka, kondisi api yang berada di lantai dua telah membesar.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan yang menerima laporan pun langsung menuju ke lokasi kebakaran. Sebanyak 8 unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Tengah, Selatan dan Pos PB pun dikerahkan untuk melakukan pemadaman.
"Kami terima laporan sekitar pukul 8 malam. Tim pemadam dari UPTD Tengah langsung menuju lokasi kebakaran saat itu juga. Sementara ini satu rumah dengan dua lantai yang terbakar," kata Kepala UPT PBD Balikpapan Tengah, Evada.
Kondisi jalan yang sempit ditambah padatnya warga yang menyaksikan di lokasi kebakaran pun sempat menghambat petugas menuju titik api. Setelah 20 menit berjibaku dengan api, tim pemadam yang dibantu personel TNI/Polri serta relawan pun berhasil melakukan pemadaman. Evada mengungkapkan bahwa bangunan rumah yang terbakar merupakan rumah tinggal yang dihuni 2 kepala keluarga dengan 7 jiwa. "Saat ini kami masih melakukan pendinginan sebelum kembali ke pos masing-masing," ujarnya.
Petugas polisi yang tiba di lokasi kejadian pun langsung memasang garis polisi. Petugas juga memastikan bahwa tak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran yang terjadi, namun kerugian yang diakibatkan ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Editor: Maruly Z