Aksi simbolik itu dilakukan dengan pemutaran video serta pemasangan sejumlah baliho sebagai bentuk kritik yang dibentang di tiga titik di Kota Balikpapan.
Mulai dari kawasan BJBJ di Jalan Letkol Pol HM Asnawi Arbain, di Jalan Syarifuddin Yoes Balikpapan Selatan dan di kawasan pertigaan lampu merah BDS.
Gerakan ini muncul sebagai bentuk responsifitas terhadap evaluasi kinerja Pemerintah Kota Balikpapan serta guna membangkitkan kesadaran bersama dari seluruh masyarakat yang terkena dampak langsung maupun tidak langsung dari beberapa persoalan yang terjadi.
Wakil Ketua Bidang Kaderisasi, Maha Sakti Esa Jaya cukup prihatin dan miris melihat HUT Kota Balikpapan hari ini. Dimana, saat ini banyak permasalahan terjadi di berbagai kawasan Kota Balikpapan yang tak kunjung tuntas.
Salah satunya yakni pengerjaan proyek Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampal yang masih belum tercapai. Persolan lain yang turut dikritisi menyangkut permasalahan banjir di Kota Balikpapan.
“Kemarin lusa balikpapan habis dilanda hujan deras, pada waktu itu menjadi momen yang tepat untuk kita bisa melihat efektifitas pembangunan-pembangunan yang dilakulan di beberapa titik yang ternyata masih belum berjalan secara efektif.” kata Maha, Minggu (11/2/2024)
Mt Haryono, BjBj, Ringroad, dan Penegak merupakan beberapa titik yang disebutkan terkena banjir dalam beberapa waktu terakhir.
Selain itu, mahasiswa juga turut mengkritisi ketersediaan air bersih di kota Balikpapan yang sampai dengan sekarang belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Serta kasus suap pengurusan dana insentif daerah di Pemerintah Kota Balikpapan.
“Kondisi air yang keruh, berbau dan berwarna kekuningan merupakan beberapa permasalahan yang umum dihadapi masyarakat” ucapnya pada wartawan.
Maha turut menambahkan, terkait ketersediaan air bersih tidak hanya bermasalah pada volume air akan tetapi terkait dengan kualitas air bersih yang di salurkan ke masyarakat.
Berdasakan beberapa permasalahan yang terdapat di Kota Balikpapan, GMNI Balikpapan melihat permasalahan yang terdapat saat ini merupakan PR besar yang perlu dituntaskan secepatnya oleh pemerintah Kota Balikpapan dan menjadi bahan refleksi pada HUT Kota Balikpapan ke-127.
Maka dengan ini, kami atas nama Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Balikpapan menyatakan sikap sebagai berikut :
1. Mendesak Pemerintah Kota Balikpapan untuk segera menyelesaikan permasalahan banjir di Balikpapan.
2. Mendesak Pemerintah Kota Balikpapan untuk segera menuntaskan pembangunan Proyek Das Ampal dengan tetap mengutamakan standar keselamatan bagi masyarakat sipil.
3. Mendesak Pemerintah Kota Balikpapan untuk memastikan ketersediaan air bersih di kota balikpapan.
4. Mengusut tuntas dugaan kasus suap pengurusan Dana Insentif Daerah di Pemerintah Kota Balikpapan.
Editor: Maruly Z