Proses evakusi juga mengerahkan truk derek milik Dishub dibantu tiga truk Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk memindahkan kardus yang berada di dalam truk yang amblas untuk selanjutnya dibawa ke gudang pengepul di Jalan Syarifuddin Yoes.
"Untuk evakuasi kami bantu dengan truk derek. Dan untuk selanjutnya, truk yang amblas ini akan dibawa ke Kantor Polresta Balikpapan," ujar Kepala Dishub Balikpapan, Adwar Skenda Putra.
Berdasarkan pantauan di lokasi, truk tersebut terindikasi muatannya berlebih, karena diperkirakan berat muatannya mencapai 20 ton ditambah berat kendaraan 10 ton. Artinya ada dugaan truk tersebut over dimensi. "Adapun muatannya kerdus-kerdus bekas yang ditumpuk mencapai 88 ikatan," tambahnya.
Ditanya mengenai kerusakan jalan, ia katakana untuk perbaikan menjadi tanggung jawab dari pemilik truk yang diketahui telah berkoordinasi dengan pihak PT Fahreza selaku kontraktor yang mengerjakan proyek di kawasan tersebut. "Kami hanya membantu dalam proses evakuasinya," pungkasnya.
Seperti diberitakan kemarin, truk dengan nomor polisi AG 8841 AH itu terperosok pada Senin (22/1/2024) dini hari. Sopir truk, Cakra (40) mengatakan, saat itu ia hendak mengantar kardus ke Surabaya melalui Pelabuhan Semayang, Balikpapan.
Dia berangkat dari Gudang yang berada di Jalan Syarifuddin Yoes melewati Jalan MT Haryono dan truk yang dia kendarai terperosok di proyek DAS Ampal yang ada di kawasan tersebut.
Editor: Maruly Z