Tercatat hingga November 2023 PAD yang dihasilkan dari restribusi pantai mencapai Rp5,2 Miliar, lebih 120 persen dari target awal yang dicanangkan.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan Ratih Kusuma saat meninjau Pantai Segara Sari Manggar pada puncak hari libur tahun baru, Senin (1/1/2023) hari ini.
"Sampai November 2023 lalu PAD yang dihasilkan dari Pantai Manggar mencapai Rp5,2 Miliar, melebihi 120 persen dari target kami dan itu belum termasuk bulan Desember karena belum kami input datanya," ujar Ratih kepada Korankaltim.com disela peninjauan di Pantai Manggar.
Meski telah melampui target Disporapar Balikpapan masih akan melakukan perbaikan serta penambahan pada sejumlah fasilitas di Pantai Manggar untuk menarik kunjungan wisatawan agar lebih ramai lagi.
Upaya yang dilakukan antara lain mempromosikan Pantai Manggar dan mem-branding lewat layanan dan fasilitas baru yang disediakan di lokasi pantai tersebut. "Misalnya saat ini ada wisma, ada villa, ada gazebo ada lamin, ruang teater dan atraksi-atraksi yang ada didalamnya," papar Ratih.
Disporapar juga sudah melakukan peningkatan sumber daya manusia (SDM) di Pantai Manggar khususnya pada pelayanan bagi wisatawan agar dapat memberikan layanan terbaik.
"Seperti tadi misalnya, ada wisatawan yang menghubungi saya. Menanyakan langsung bagaimana kemudian pengunjung bisa menginap di lokasi pantai, maka kami arahkan ke villa yang ada dilokasi pantai," sebut Ratih.
Nantinya ada rencana Pantai Manggar dibuka selama 24 jam karena bisa semakin menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Pantai Manggar dengan bermalam dilokasi pantai di villa atau pun penginapan yang disediakan.
"Karena orang berwisata bisa saja tidak pagi atau siang, bisa aja malam mau nginap di wisma, kan otomatis harus 24 jam operasionalnya," sebutnya.
Untuk tahun 2024 ini ditargetkan PAD Pantai Segara Sari Manggar mencapai Rp6 Miliar. Untuk memcapai jumlah itu, pihaknya juga akan menyiapkan sejumlah langkah untuk menarik minat wisatawan.
“Banyak strategi yang kami harus lakukan, diantaranya ya seperti yang saya sampaikan tadi, membuka layanan- layanan 24 jam," tutup Ratih.
Editor: Aspian Nur