Anak Berkebutuhan Khusus di Kota Balikpapan Tersiram Kuah Bakso, Orangtua Lapor Polisi, Si Pedagang Diperiksa
2 menit baca855 kali dibaca

2 menit baca855 kali dibaca

Penulis : */David Purba
KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN – Sebuah insiden menimpa seorang anak berkebutuhan khusus (ABK) di Kota Balikpapan. Pada Rabu (14/12/2023) sore lalu sekitar pukul 14.0 WITA, anak berinisial MNR itu tersiram kuah bakso menyebabkan kulit tangan sebelah kanannya melepuh.
Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak Ipda Iskandar kepada Korankaltim.com menjelaskan, peristiwa yang menimpa ABK berusia 12 tahun penyandang disabilitas autis itu berawal saat dirinya mendatangi warung bakso milik pedagang berinisial WNR.
Diketahui MNR memang kerap mondar mandir diwarung milik pria berusia 31 tahun tersebut bahkan tak jarang MNR mendapat semangkok bakso dari si pedagang secara cuma-cuma. Hari itu warung bakso WNR ramai dikunjungi dan WNR pun menyiapkan sejumlah pesanan untuk dibungkus.
Saat akan membungkus itulah kuah bakso yang hendak dimasukkan kedalam plastik tumpah hingga mengenai lengan MNR. "Anak itu memang sering masuk ke warung bakso milik si pedagang tapi sering ditegur. Mungkin pedagang bakso ini merasa emosi atau jengkel, akhirnya pasa saat melayani penjual kuah bakso tersebut tertumpah ketangan si anak," kata Iskandar ditemui di Kantor PPA Satreskrim Polresta Balikpapan, Jumat (15/12/2023) sore tadi.
Kejadian itu kemudian dilaporkan orangtua MNR kepada polisi Kamis (14/12/2023) kemarin dan polisi saat ini masih mendalami kasus tersebut dimana WNR saat ini tengah menjalani sejumlah pemeriksaan. "Kami akan dalami ada unsur kesengajaan atau tidak, tetapi kalau masalah perkara anak, artinya ada kesengajaan atau tidak itu sudah masuk unsur," ungkap Iskandar.
MNR sudah menjalani operasi ringan pada lengan atasnya yang melepuh di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Beriman karena setelah kejadian lengannya sempat mengalami pembengkakan.
Iskandar memastikan, proses penanganan pada kasus yang dialami MNR berjalan sesuai prosedur. Sejumlah pemeriksaan WNR juga telah dilakukan pihak kepolisian, termasuk juga kondisi kesehatan pada anak yang saat ini dalam perawatan tim medis.
"Pada intinya perkara ini sudah dilaporkan dan saat ini pada tahap penyidikan unit PPA. Belum ada tersangka, nanti akan kami update lagi," tutup Iskandar.
Sementara orangtua WNR yaitu Sunardi mengatakan insiden yang menimpa MNR bukan suatu kesengajaan. MNR menurutnya sering mendatangi warung bakso milik anaknya yang kini dalam pemeriksaan kepolisian.
Diduga tengah repot melayani sejumlah pesanan, WNR kemudian meminta anak itu untuk menjauh dari warung bakso tersebut. "Saat meminta menjauh, anak saya (WNR) lagi masukkan kuah bakso keplastik. Anak itu berdiri disamping rombong (dekat dengan kompor) pas nyuruh pergi, kuah itu tumpah kena tangannya," kata Sunardi.
Ditegaskan Sunardi WNR tak ada niatan untuk menyiramkan kuah bakso kelengan MNR. Sunardi juga memastikan kejadian itu murni tanpa adanya kesengajaan. Paska kejadian juga Sunardi dan pihak orangtua korban telah bertemu untuk mencari jalan tengah atas musibah tersebut.
"Anak saya bertanggungjawab. Dirumah sakit juga sudah ngobrol anak saya dan orangtua anak itu, anak saya bilang ke mereka siap memberikan pengobatan sampai sembuh," tegas Sunardi lagi.
Editor: Aspian Nur

Copyright © 2007 - 2026 Korankaltim.com | All Rights Reserved.
6 kali dibaca
Pusat gempa berada di laut 111 km tenggara Selayar
01 Okt 2026, 21:20:00 WIB • Kedalaman 10 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG