"Jadi bukan sopir kita itu, melainkan sopir tembak, itu yang mau kita tertibkan. Makanya nanti ke depannya trayek yang tidak tertib, izin trayeknya kita cabut," ujarnya Kamis (2/11/2023).
Disisi lain ia terangkan, ke depan pihaknya akan melakukan pengembangan sarana angkutan massal dengan koridor utamanya di jalan Jendral Sudirman. "Itu nanti yang akan dilayani seperti kaya di Jakarta Busway jalan terus. Itu yang kami coba kembangkan nanti agar tidak terlalu banyak kendaraan," jelasnya.
Meski nantinya baru beroperasi di Jalan Jendral Sudirman, ke depan jelasnya tak menutup kemungkinan akan ada pengembangan ke rute wilayah Timur, Utara, Selatan dan Barat.
Dikatakannya pula, secara master plan sudah ada rencana mewujudkan keinginan angkutan massal tersebut, bahkan pihaknya juga sudah meminta kementerian perhubungan untuk pengadaan bus-nya.
"Kami berharap 2024 sudah bisa jalan. Agar masyarakat terbiasa dengan angkutan umum. Karena seiring dengan pembangunan IKN dengan konsep smart city, Balikpapan sebagai penyangga harus turut menyesuaikan," pungkasnya.
Editor: Maruly Zainuddin