Kepala Kantor Basarnas Balikpapan, Melkianus Kotta mengatakan, bahwa 50 peserta yang mengikuti pelatihan water rescue sejak Senin (9/10/2023) dinyatakan lulus dan berhak menerima sertifikat pelatihan yang berlaku secara nasional.
"Mereka sudah bisa ambil bagian dalam operasi penyelamatan di permukaan air atau rescue," kata Melki selepas penutupan Latihan Potensi SAR 2023 di Pantai Manggar.
Menurut Melki, dengan adanya pelatihan potensi SAR di Balikpapan maupun Kaltim akan menambah jumlah tenaga SAR di Balikpapan. Melki berharap dengan semakin banyaknya masyarakat yang memiliki potensi SAR, maka operasi penyelamatan water rescue bisa berjalan baik kedepannya.
"Setiap tahun masing-masing kantor SAR menggelar pelatihan seperti ini. Total ada 150 Potensi SAR setiap tahunnya yang dibagi kedalam tiga jenis latihan," kata dia.
Selain itu, dengan bertambahnya potensi SAR di Balikpapan, Melki menyebut menjadi langkah awal untuk menambah kekurangan personel SAR yang selama ini terjadi. "Rekrutmen pegawai itu terbatas. Dengan adanya kegiatan potensi SAR seperti ini bisa menjadi salah satu solusi untuk mengoptimalkan kinerja," imbuhnya.
Melki menambahkan bahwa pada November 2023 mendatang, Basarnas akan kembali melakukan pelatihan jungle rescue di Balikpapan.
Editor: Maruly Zainuddin