Kepala Kejari Balikpapan melalui Kasi Intelijen Ali Mustofa mengatakan, kunker Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin ke Kejari Balikpapan untuk mengecek fasilitas pelayanan publik serta sarana dan prasarana (sarpras) yang dimiliki Kejari Balikpapan.
"Balikpapan merupakan penyangga IKN (Ibu Kota Negara), jadi Jaksa Agung tadi mengecek kesiapan fasilitan pelayanan publik dan sarana prasaran, yang pasti tidak ada catatan, artinya sudah respresentatif," kata Ali Mustofa kepada Korankaltim.com.
Untuk diketahui, gedung Kejari Balikpapan baru saja direnovasi dan difungsikan pada Maret 2023. Anggaran dalam pembangunan gedung ini berasal dari Pemkot Balikpapan yang menghabiskan Rp45 miliar dan Pemprov Kaltim sebesar Rp10 miliar.
Ali menambahkan, ke depan Kejaksaan Agung akan mulai berkantor sementara di Balikpapan jelang 2024 mendatang untuk mendekatkan pelayanan dengan lokasi IKN. Selain itu, Jaksa Agung juga direncanakan akan mulai tinggal di Balikpapan. "Rumah dinas Jaksa Agung rencananya di kawasan Melawai bekas kantor sementara Kejari Balikpapan," pungkasnya.
Editor: Maruly Zainuddin