Hal ini disampaikan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Balikpapan Edy Gunawan kepada Korankaltim.com Senin (11/9/2023).
"Tergantung orangnya, karena memang banyak didapati setelah mereka mendapatkan ilmu seperti membuat kue, mereka bingung harus bagaimana. Mungkin ini perlu adanya evaluasi dan pendampingan pasca mendapatkan pelatihan," ujar Edy.
Dari beberapa informasi yang mereka dapatkan, masyarakat yang diberikan pelatihan keterampilannya rata-rata yang berhasil hanya separuhnya. Hal itu terjadi karena tidak adanya evaluasi dan pendampingan baik itu bagaimana cara mereka memasarkan produknya, dan bagaimana cara untuk mengelola keuangan mereka.
"Yang tak kalah penting juga bagaimana semua pihak terkait baik dari pihak kecamatan dan kelurahan bahkan ditingkat RT sama-sama mengawasi. Jangan sampai bantuan baik fasilitas untuk berjualan dari pemerintah malah mereka jual. Harus ada bentuk tanggungjawab bagi si penerima bantuan," tegas Edy.
Untuk masyarakat penerima dari pemerintah yang berhasil atau sukses juga harus ada bentuk apresiasi dan rewod yang diberikan bagi mereka sehingga ada perhatian dari pemerintah apakah itu dengan membuat mereka sebagai keluarga UMKM pelopor, sehingga semangat ini bisa di selurkan ke sesama mereka.
"Artinya mereka bisa menjadi role model dan mereka bisa menceritakan ke sasama mereka untuk menyalurkan semangat positif tersebut," tutup Edy.
Editor: Aspian Nur