Pelaksana Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan Usman Ali mengatakan, amukan si jago merah di lokasi tetsebut menghanguskan empat rumah warga.
Bangunan yang rata-rata terbuat dari bahan kayu membuat api dengan cepat merambat kebangunan lainnya terlebih kondisi pemukiman cukup padat.
"Sebagian besar rumah disini terbuat dari kayu, ini membuat api cepat merambat kebangunan lainnya,"kata Usman kepada Korankaltim.com sore tadi.
Petugas pemadam yang tiba di lokasi kejadian pun langsung berjibaku dengan api. Setelah satu jam lebih tim pemadam gabungan berhasil menjinakkan api.
Dari informasi yang dihimpun, Usman menyebutkan api pertama kali muncul dari bangunan rumah yang berada di depan, merambat kearah kebelakang hingga melahap tiga bangunan lainnya.
Setidaknya, petugas BPBD mengerahkan 12 unit mobil pemadam dengan dibantu jajaran Brimob Polda Kaltim, Polresta Balikpapan, dan sejumlah unsur relawan kebencanaan di Balikpapan. "Satu jam api baru kami kuasai," lanjutnya.
Selain jalanan yang sempit, petugas pemadam juga sempat terkendala dengan banyaknya warga yang menonton kebakaran. Kondisi itu membuat, petugas kesulitan mengakses ke titik api. "Sampai dengan saat ini tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini," jelas Usman.
Penyebab munculnya api masih diselidiki kepolisian. "Masih diselidiki pihak kepolisian untuk penyebabnya," pungkas Usman.
Editor Aspian Nur