Supervisi Team Leader Proyek Revetment Pantai Manggar, Ruddy Fabians mengatakan, sejauh ini progres pembangunan revetment masih sesuai pada target awal. Ia berharap cuaca di Balikpapan tetap bersahabat agar pembangunan bisa tuntas sesuai jadwal.
Namun, meski demikian, Ruddy mengaku sejumlah aspek pada progres pembangunan saat ini menjadi tantangan, terutama pada kondisi cuaca saat ini.
"Karena sekarang ini sedang masuk musim angin selatan. Gelombang biasanya pada musim ini lebih tinggi dibandingkan hari biasanya," kata Ruddy, Rabu (2/8/2023).
Ketinggian gelombang, menurutnya akan sangat berpengaruh terhadap progres pembangunan revetment. Terutama pada proses pengiriman pasokan material seperti batu dari Palu, Sulawesi Tengah juga bisa terhalang.
"Kadang kapal itu tidak dapat izin berlayar karena faktor gelombang tinggi di Selat Makassar,"terangnya.
Selain itu, yang menjadi tantangan lainnya pada proses pembangunan revetment yakni pasang surut air laut. Ruddy menjelaskan jika air pasang, otomatis pekerjaan tidak bisa berjalan dengan optimal. Pekerjaan baru bisa dilanjutkan saat kondisi air laut surut.
"Pas jam surut itu kami akan mempercepat pekerjaan. Bahkan tim juga di lapangan akan lembur untuk mengejar progres,"ungkapnya.
Tak hanya persoalan cuaca, yang menjadi tantangan lainnya pada proses pembangunan revetment yakni operasional Pantai Manggar yang tetap dibuka selama proyek berjalan. Menurutnya, pantai harus ditutup selama proyek masih berjalan sebagai faktor keselamatan bagi pengunjung. Karena banyak material proyek disekitar pantai.
"Tapi kemarin ada kesepakatan dengan pihak UPT Pantai Manggar bahwa pantai tetap beroperasi. Tinggal bagaimana nanti kami memperhatikan aspek-aspek keselamatannya,"imbuhnya.
Editor: Maruly Zainuddin