Sertijab dipimpin Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) XIII Laksamana TNI Deni Herman dimana Danlanal yang sebelumnya dipimpin Kolonel Laut (p) Rasyid Al Hafiz posisinya digantikan Kolonel Laut (p) Hendriman Putra.
Pada kegiatan pagi tadi sekaligus juga dilakukan sertijab terhadap Danlanal Kotabaru, Kalimantan Selatan, dari Letkol Laut (p) Edy Setyawan kepada Letkol Laut (p) Hapsoro.
Deni menjelaskan sertijab merupakan hal yang lumrah dalam tubuh organisasi. Selain sebagai bentuk penyegaran juga untuk memberikan kesempatan kepada pejabat baru menghasilkan terobosan-terobosan yang baru.
Mako Lanal Balikpapan dan Mako Lanal Kotabaru disebut Deni berada pada posisi yang strategis yang memiliki keunggulan kompetitif baik dalam segi geoekonomi, geopolitik maupun geostrategis. Namun posisi tersebut menurutnya sangat rentan akan ancaman keamanan maritim.
Adanya potensi kerawanan dan pelanggaran yang dapat menjadi ancaman sehingga dapat menggangu stabilitas perekonomian dan keamanan wilayah, potensi kerawanan dan pelanggaran yang menonjol.
"Laka laut, illegal fishing, abrasi, pencemaran perairan, pengangkutan tambang ilegal dan perkelahian antar nelayan maupun penduduk, terlebih lagi dengan arah kebijakan pemerintah dalam pembangunan IKN (Ibu Kota Nusantara)," kata Deni.
Kawasan IKN menurutnya merupakan wilayah kerja Lanal Balikpapan. Untuk itu ia meminta seluruh jajaran agar menjaga kesiapsiagaan untuk pengamanan aspek laut dalam mendukung percepatan pembangunan IKN.
Deni juga tak lupa mengucapkan terimakasih kepada pejabat lama yang telah memberikan dedikasi dan kerja kerasnya selama menjabat. Ia berpesan agar tetap memberikan loyalitasnya kepada masyarakat juga negara. "Lanjutkan hal- hal yang baik yang telah diukir oleh pejabat pendahulu," tutup Deni.
Editor: Aspian Nur