Ketua Majelis Sabuk Hitam (MSH) Pengcab Balikpapan Karateka DAN IV, Fitra Jaya menjelaskan bahwa gerakan para karateka secara keseluruhan sudah cukup baik kendati masih ada yang standar.
"Makanya tadi beberapa kali kami memanggil beberapa peserta untuk menampilkan gerakan Kata, tapi belum ada yang betul-betul menonjol, yang bisa dipoles lagi untuk menjadi atlet yang andal," kata Fitra Jaya yang juga menjadi Dewan Juri, Minggu (30/7/2023).
Namun gerakan Kihon, Kata hingga Kumite dari karateka peserta ujian bersabuk hijau hingga cokelat sudah semakin matang. Terlihat dari bentuk gerakan, kecepatan dan irama yang lebih baik dari karateka sabuk putih dan kuning.
"Memang sebagian masih sangat junior, usianya juga muda, harus banyak berlatih di ranting masing-masing. Insyaallah ke depan rutin mengadakan pemusatan latihan dengan harapan tumbuh atlet-atlet baru yang andal dan diproyeksikan menjadi juara," ujarnya.
Salah satu pengurus Pengda Inkanas Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai mengapresiasi pelaksanaan ujian kenaikan sabuk yang diawali dengan Gashuku pada pekan lalu, Minggu (23/7/2023).
"Melihat antusias karateka yang hadir, ini luar biasa. Anak-anak sampai dewasa terlibat semua," imbuh Andy Rifai yang juga Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim.
Bahkan ke depan akan digelar kejuaraan guna menjaring karateka-karateka Inkanas. Salah satunya Dansat Brimob Cup yang dalam tahap persiapan. "Tadi sudah koordinasi dengan MSH dan Ketua Cabang, akan mengadakan kejuaraan," sebutnya.
Ujian kenaikan sabuk turut disaksikan Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Kota Balikpapan, Mayor Chb (K) Suryany Panjaitan yang mengatakan Inkanas Cabang Balikpapan berkembang sangat pesat.
"Terbukti dengan dojo yang cukup banyak. Para karateka yang ikut ujian juga antusias," pungkasnya.
Editor: Maruly Zainuddin