Mulai dari sabuk putih menjadi kuning dan sabuk kuning menjadi hijau hingga meningkat sampai jenjang sabuk hitam. Gashuku dihelat oleh Pengurus Cabang (Pengcab) Institut Karate-Do Nasional (Inkanas) Balikpapan yang menaungi sekitar 10 ranting dengan 400-an kohai terdaftar dan aktif.
"Kebetulan untuk ujian kenaikan sabuk semester ganjil 2023 akan diikuti sekitar 150 kohai peserta ujian," kata Fitra Jaya selaku Ketua Majelis Sabuk Hitam (MSH) Pengcab Balikpapan Karateka DAN IV.
Balikpapan, lanjut Fitra Jaya, sudah tiga kali menggelar ujian sabuk hitam secara regional atau se-Kalimantan. "Ujian terakhir di Dodikjur Rindam VI/Mlw," sebutnya.
Sedangkan pada Gashuku tingkat kota mendapat fasilitas dari Brimob Polda Kaltim pada tahun ini. Termasuk sebagai lokasi latihan. "Nanti ujian DAN (Kuro Obi/sabuk hitam) akan dilaksanakan di salah satu gedung Brimob, minggu depan," ungkapnya.
Ujian kenaikan sabuk memiliki tiga penilaian mulai dari Kihon atau gerakan dasar yang sudah ditentukan bentuk kecepatan dan sebagainya. Kemudian Kumite untuk bertanding satu lawan satu.
Selanjutnya adalah Kata yang merupakan gabungan dari gerakan Kihon menjadi satu gerakan komplit. "Ada Kata satu, Kata dua, hingga Kata lima dan Kata bebas," sebutnya.
Sementara itu, Ketua Harian Pengcab Inkanas Balikpapan, Rindra Noor ingin para peserta Gashuku memahami teknik dan gerakan yang akan dinilai.
"Materi latihan sudah diberikan, para karateka yang ikut ujian harus semangat, harus memahami dan menyamakan gerakan teknik sesuai standar ujian kenaikan tingkat," imbuh Rindra yang juga basis dari grup band Padi Reborn ini.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai menyambut positif diadakannya Gashuku oleh Pengcab Inkanas Balikpapan karena memperlihatkan keaktifan organisasi dalam kegiaran dan latihan.
"Bisa dilihat jumlah peserta Gashuku cukup banyak, sekitar 150-an orang dari usia dini sampai dewasa. Berarti ada regenerasi," imbuhnya.
Dirinya ingin Inkanas di Balikpapan turut andil dalam kancah regional, nasional dan internasional. "Karena (karate) selain menjaga kesehatan, juga untuk meraih prestasi," ucapnya.
Editor: Maruly Zainuddin