Hal ini dikarenakan orbit Bulan tidak berbentuk lingkaran sempurna akibat tarikan gravitasi Bumi, melainkan berbentuk elips, seperti lingkaran yang memanjang atau lonjong.
Karena itu, dalam orbit 27,32 hari Bulan, ada saat-saat dimana Bulan berada lebih dekat dengan Bumi dan ada pula saat-saat di mana Bulan berada lebih jauh dari Bumi.
Supermoon terjadi ketika Bulan berada pada titik terdekat dengan Bumi dalam orbitnya dan juga dalam fase purnama.
Bulan purnama di bulan Juli diberi nama Buck Moon oleh penduduk asli Amerika karena tanduk rusa jantan sedang dalam masa pertumbuhan penuh di Juli, menurut Royal Observatory, dimana bulan ini Rusa jantan melepaskan dan menumbuhkan tanduknya.
Bulan mencapai puncak iluminasi pada pukul 12:39 BST (08:39 WITA) malam tadi, menurut Old Farmer's Almanac atau Almanak Petani Tua.
Almanak itu yang telah menerbitkan data astronomi selama berabad-abad mengatakan Buck Moon akan mengorbit lebih dekat ke Bumi daripada Bulan purnama yang telah dialami tahun ini.
Namun fenomena ala mini tak hanya terjadi di bulan Juli tapi juga Agustus mendatang, dimana Bulan akan menjadi satu-satunya supermoon yang lebih dekat ke Bumi tahun ini.
Editor: Aspian Nur