Ketua Komisi III, Alwi Al Qadri mengatakan, dari hasil Sidak dapat disimpulkannya semua proses pembangunan berjalan positif dengan progress sudah 37 persen dan proyek ini ditarget akan selesai pada Desember tahun ini sesuai kontrak kerja.
"Alhamdulillah, hari ini Komisi III melakukan peninjauan lokasi proyek pengerjaan jembatan atas air, daerah Baru Tengah dengan total anggaran kurang lebih Rp20 Milar," ujarnya kepada awak media Selasa (27/6/2023).
Ia terangkan, tujuannya dibangunkan jembatan ini tak lain untuk akses jalan menuju sekolah atas air SMPN 25, karena banyak masyarakat yang mengeluhkan tidak ada akses jalan khusunya untuk kendaraan roda empat .
"Karena selama ini sekolah sudah selesai, hanya untuk akses kendaraan mobil tidak ada. Sehingga ini perlu ada jembatan terlebih saat ada tamu penting yang berkunjung ke sekolah," terangnya.
Ia juga berharap, pengerjaan jembatan dengan panjang 240 meter dan lebar 7 meter tersebut bisa berlanjut sampai daerah Telaga Mas Baru Tengah guna memudahkan nelayan merapatkan kapalnya untuk menurunkan hasil tangkapan ikan.
"Mudah-mudahan besar harapan kami (proyek) semua sudah kelar tepat waktu. Kalau dia kelar sebelum Desember itu jauh lebih bagus. Karena anggaranya cukup besar, kami juga berharap ke depan agar dibuatkan pagar untuk safety menghindari anak-anak atau kendaraan yang jatuh ke laut," harapnya.
Terpisah, Koorditor proyek lapangan jembatan atas air, Stanley menambahkan, pihaknya optimistis dalam pengerjaan selesai sesuai target yang telah ditentukan. "Untuk kendala di lapangan saat ini hanya pada pasang surut air laut saja. Karena saat melakukan pemasangan pancang itu tidak bisa saat kondisi air pasang, karena goyang. Jadi saat air surut baru bisa pancang itu dipasang," pungkasnya.
Editor: Maruly Zainuddin