Aksi bersih-bersih pantai yang dilaksanakan secara bersamaan di 6 lokasi bibir pantai di Kota Balikpapan itu diikuti sekitar 526 peserta dari 41 komunitas. Bahkan, aksi ini turut dihadiri Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya.
General Manager PT KPI Unit Balikpapan Arafat Bayu Nugroho mengatakan, aksi kali ini berhasil mengumpulkan sekitar 9,1 ton sampah organik maupun non organik. "Aksi bersih-bersih pantai yang kita laksanakan pada hari ini merupakan salah satu aksi nyata dalam mendukung kebersihan lingkungan," kata Bayu.
Aksi nyata ini semakin menunjukkan bahwa sebenarnya banyak yang menaruh perhatian besar pada kebersihan lingkungan. "Hal lain yang perlu terus kita kembangkan adalah mengedukasi agar masyarakat semakin sadar untuk tidak membuang sampah di laut," ujarnya.
Aksi bersih-bersih pantai di Balikpapan merupakan bagian dari aksi yang sama dan dilaksanakan sekitar 135 daerah di Indonesia. Aksi yang diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tersebut merupakan rangkaian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup se-dunia.
Pada kesempatan itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya menyampaikan, penanganan pengendalian sampah plastik masih menjadi isu yang wajib dijalankan seluruh negara di dunia dengan mengikat secara legal melalui penerapan regulasi. "Pada dasarnya Indonesia relatif bisa mengikuti. Hari ini pada KLHK banyak aktivitas yang dilakukan. Memang puncak acaranya dilakukan di IKN (Ibu Kota Nusantara)," jelasnya.
Dirinya mengungkapkan, dalam dua pekan ini dunia internasional sedang membahas polusi sampah plastik. Pihak KLHK ikut serta di dalamnya. Dan semua negara wajib melakukan penanganan sampah plastik.
”Pemerintah, dunia usaha dan masyarakat melakukan pelembagaan IKN. Artinya kita sama-sama memahami apa itu IKN, apa nilainya, apa langkah-langkahnya dan bagaimana kita secara bersama-sama terlibat di situ,” katanya.
Pengelolaan sampah di Indonesia saat ini juga didorong untuk membentuk sirkular ekonomi baru. "Nah inilah yang kita coba bangun bersama-sama," katanya.
Kegiatan bersih-bersih sampah di Kota Balikpapan diakhiri dengan acara bersama para komunitas yang mengikuti kegiatan di Pantai Banua Patra.
Editor: Maruly Zainuddin