Sairi, warga RT 67 mengatakan, penemuan jasad AY bermula dari kecurigaan warga yang tak lagi melihat AY selama empat hari terakhir. Sairi bersama dua warga lainnya pun lalu memeriksa kondisi rumah AY.
"Kami curiga karena beliau tiga hari tidak pernah keluar rumah, kami ke rumahnya dan membuka pintu ternyata terkunci kami intip almarhun dalam posisi telungkup," ucap Sairi ditemui di lokasi pagi tadi
Sairi dan dua temannya pun syok melihat tubuh AY yang telah mengeluarkan bau tak sedap dengan posisi telungkup di dapur rumahnya. Mereka pun melaporkan temuannya itu ke pihak RT.
Ketua RT 67 Siswahono mengatakan, AY merupakan pensiunan TNI yang baru setahun terakhir menempati rumah orangtuannya itu. Sebelumnya AY tinggal dengan kerabatnya namun tak lama kerabatnya itu pindah. "Anak-anak almarhum ada di Jawa, adiknya tinggal tak jauh dari rumahnya ini)," kata Siswahono.
Sehari-hari almarhum sering memutar lagu dangdut dirumahnya namun beberapa hari terakhir warga tak lagi mendengar suara dari dalam rumah AY. Hal itu membuat warga menaruh curiga lalu memeriksa kondisi rumah AY. "Biasanya memang kedengaran suara dangdut, tapi sudah berapa hari gak ada suara itu,"tambah Siswahono.
Jajaran Inafis Polresta Balikpapan dibantu sejumlah relawan yang berada dilokasi kejadian pun langsung mengevakuasi tubuh AY dan membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan untuk dilakukan visum.
Editor: Aspian Nur