Rahmad bilang, hal ini sesuai dengan arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, sejalan dengan kurikulum merdeka yang menekan pembejalaran mendalam untuk mengembangkan karakter dan kompetensi.
"Seleksi masuk perguruan tinggi negeri pun sekarang fokus pada mengukur kemampuan leterasi dan benalar. Pada jenjang Perguruan Tinggi, mahasiswa yang dulu hanya belajar teori di dalam kelas, sekarang bisa melanglang buana mencari pengetahuan dan pengalaman di luar kampus dengan hadirnya program-program kampus merdeka," ujar Rahmad, saat menyampaikan sambutan, pada upacara di Halaman Balai Kota Balikpapan, Selasa (2/5/2023).
Dalam kesempatan tersebut dirinya mengajak semua untuk semarakkan hari ini dengan semangat untuk meneruskan perwujudan dan merdeka belajar.
" Mendidik generasi pelajar yang cerdas, berkarakter dan membawa Indonesia melompat ke masa depan dengan pendidikan yang memerdekakan," imbuhnya.
Dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional ini, dalam kesempatan tersebut turut dirangkai dengan memperingati Hari Otonomi Daerah 2023.
"Ini juga merupakan momentum yang baik bagi kita semua untuk dapat berdoa bersama, agar apa yang menjadi tujuan otonomi daerah sebagaimana filosofi pembentukannya dapat terwujud di semua daerah," pungkasnya.
Editor: Rusdianto