Pertama membuat kemacetan dan membuat lalu lintas Balikpapan sedikit amburadul akibat terimbas pembangunan pipa gas yang melintas di jalan Muara Rapak sampai dengan Samboja.
"Kontraktor harusnya sangat menjaga safety (keamanan). Yang terlihat saat ini, mereka melakukan pengeboran mulai dari kilometer satu sampai kilometer lima minim safety," ujar Oddang kepada Korankaltim.com Senin (17/4/2023) hari ini.
Terkait adanya sejumlah badan jalan retak, amblas dan adanya gundukan di badan jalan menurutnya itu berasal dari rongga akibat hasil pengeboran, ditambah kendaraan yang melintas dengan tonase berat membuat pergerakan tanah dari dalam.
"Kami khawatirkan itu, contohnya di depan kantor Kelurahan Rapak ada jalan berlubang kemudian juga di kilometer dua ada keretakan. Kami sarankan segera mungkin diantisipasi. Saya lihat tidak sedikit juga pipa induk PDAM bocor sehingga membuat kerawanan membuat longsor di jalan," sebut Oddang lagi.
Pemerintah melalui pihak kelurahan diminta membantu berkomunikasi dengan kontraktor dengan memberikan peringatan dan menyurat agar duduk bersama untuk mencarikan solusinya.
"Jadi harus duduk bersama, artinya bukan dilarang untuk melakukan pembangunan. Harus duduk bersama hanya dikembalikan seperti semula demi safty pengendara," tutup Oddang.
Editor: Aspian Nur