Hal ini disampaikan Azwar dalam Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (Rakernas APPSI) di Hotel Novotel Balikpapan, Jumat (24/2/2023).
Berrkaitan dengan sekenario pemindahan ASN ke IKN kementerian diminta untuk membuat simulasi-simulasi. Jika dulu target pemindahan ASN di IKN ini berjumlah
5 ribu, 6 ribu, hingga 15 ribu kemudian juga diterget sampai 60 ribu.
" Akhirnya diputuskan, targetnya yang terakhir menjadi 16.990 , 11.274 untuk ASN dari 35 Kementerian lembaga, dan 5.716 itu dari TNI Polri," kata Azwar kepada awak media Jumat (24/2/2023).
Tempatnya juga sudah diputuskan, terkait kekurangan anggarannya sudah disiapkan oleh pemerintah sehingga tower -tower yang akan menjadi rumah dinas bagi ASN tidak ada masalah.
"Jadi kami membuat simulasikan untuk berbagai ASN dari mana saja yang akan pindah ke IKN," paparnya .
Tahun 2023 ini tempatnya masih dalam tahapan dibangun. Disamping itu juga, ini menjadi tawaran yang menarik bagi ASN yang memang menginginkan di lingkungan yang sehat. Karena memang nanti di IKN itu kantornya shereberbagai pakai, dan nanti juga kantornya sitemnya menggunakan sistem digitalisasi.
"Makanya sekarang kami diperintahkan untuk menyelesaikan sitem pemerintahan berbasis elektronik. Dimana ini mengintergrasikan sistem layanan dari seluruh Kementerian. Apakah bisa, bapak presiden meminta kami dan para Menko untuk bekerja keras . Nah sekarang kami mengintegrasikan sistem layanan begaai layanan yang tentu dengan prioritas layanan untuk diselesaikan. Target pemindahan tahun 2024," tutup Azwar..
Editor: Aspian Nur