Dipilihnya Kota Beriman sebutan Balikpapan menjadi tempat pemilihan calon Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah bukan tanpa alasan. Pemuda Muhammadiyah mempertegas dukungan kepada pemerintah yang memindahkan Ibu Kota Negara ke Kaltim menjadi alasan utama.
Kepada media ini Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Sunanto menjelaskan salah satu yang mendasari muktamar di Balikpapan juga karena ada gagasan utama yang diwujudkan oleh Presiden RI Joko Widodo.
"Saya tidak pernah mempermasalahkan teknisnya. Saya melihat ada gagasan besar oleh Presiden bahwa pertama soal pemerataan, kedua penciptaan gagasan terhadap cara pandang anak bangsa. Dua hal itu menjadi relevan untuk kepentingan bangsa."kata Sunanto.
Dia meminta gagasan besar itu harus ada dukungan semua kalangan masyarakat, di mana gagasan pemindahan Ibu Kota Negara baru diimplementasikan saat kepemimpinan Presiden Joko Widodo.
"Saya kira ini terobosan yang harus didukung karena ini bukan hanya gagasan Pak Jokowi, ide ini hanya diwujudkan di zaman pak jokowi sebelumya zaman Soekarno di Kalteng, Soeharto di Jonggon dan Jokowi dengan riset menempatkan di Kaltim."ujarnya.
Pro kontra dalam kebijakan, menurutnya hal yang wajar. Pun demikian Cak Nanto sapaan akrab Sunanto berharap siapapun pemimpin negara kelak, dapat melanjutkan pembangunan IKN yang tengah berjalan.
"Namun yang terpenting adalah bahwa gagasan itu harus diwujudkan siapapun yang akan melanjutkan kepemimpinan ke depan. Kami berharap juga kader Muhammadiyah agar tidak hanya berasumsi, biar kami melihat langsung tidak hanya mendengar informasi saja namun bisa melihat langsung ternyata sudah dimulai pembangunan dan segera diwujudkan dan ini adalah kebijakan yang perlu kita dukung bersama-sama."jelasnya.
Secara garis besar, Pemuda Muhammadiyah kata Cak Nanto mendukung ide dan gagasan yang telah diperbuat pemerintah dalam pembangunan IKN. "Biar rakyat Indonesia khususnya bagian timur ini tidak dianggap ketinggalan, dengan kehadiran Ibu Kota maka kemungkinan semangat anak bangsa dimiliki secara merata, dan itu penting saya dukung."tuturnya.
Editor: Rusdianto