Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) VI/Mulawarman Brigjend TNI Susilo memastikan mereka siap bersinergi dan berkolaborasi mengawal pembangunan tersebut.
Hal ini disampaikan Susilo kepada media di Makodam VI/Mulawarman Kamis (2/1/2023) pagi tadi.
TNI dan Polri disebutnya siap mengamankan kelancaran distribusi logistic dalam pembangunan IKN Nusantara di Penajam Paser Utara (PPU).
"Saya berpesan mari jaga bersama IKN dalam segala prosesnya. Danramil menyampaikan aktivitas kegiatan mereka membantu mengawal logistik," kata Susilo.
Ada empat hal yang tidak boleh dilepas kalau negara wilayah termasuk Kalimantan Timur bertransformasi apalagi dengan ada IKN.
Pertama keamanan dimana TNI, Polri dan pemerintah dalam hal ini Satpol PP harus kompak, tidak ada ego. Karenanya aparat keamanan harus rukun, saling menghargai antara Polri, TNI dan Satpol PP.
Kedua, tokoh agama, masyarakat dan tokoh pemuda harus bergerak bersama. Untuk mendukung hal tersebut yang ketiga adalah investor dan pengusaha harus aman dan dijaga, sementara keempat adalah melibatkan media.
Seperti diketahui, saat ini proyek pembangunan IKN Nusantara masih berlangsung, memasuki tahapan pelaksanaan pondasi struktur bawah dan pondasinya bore pile.
Sejumlah bangunan yakni Istana Negara, Lapangan Upacara, Kantor Presiden, Gedung Paspampres dan Gedung Sekretariat Presiden ditargetkan selesai Juni 2024 mendatang.
Sebelumnya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono sudah menyampaikan kalau Februari bulan ini hingga Maret bulan depan ada 16.000 pekerja konstruksi berdatangan ke IKN, untuk memulai membangun sejumlah infrastruktur. Pembangunan 22 tower di IKN sebelumnya akan digunakan untuk Hunian Pekerja Konstruksi (HPK) di IKN tersebut.
Editor: Aspian Nur