Sebelumnya pria berusia 69 tahun itu sempat tidak terlihat aktivitasnya oleh warga selama tiga hari. Ketua RT 27 Graha Indah, Syahroni Fauzi menuturkan korban terakhir terlihat oleh warga pada Jumat (20/1/2023) lalu.
"Karena ingin memeriksa, kemudian saya datangi kerumahnya, saya ketuk pintunya tapi tidak ada respon. Akhirnya saya inisiatif memanggil warga lain untuk sama-sama membuka pintu," kata Syahroni.
Warga kemudian berinisiatif membuka pintu bagian belakamg secara paksa. Benar saja, usai pintu terbuka aroma tidak sedap menyengat dan ditemukan korban dalam kondisi terbujur kaku di ruang dapur.
Anggota Polsek Balikpapan Utara kemudian melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan keternagan warga. Di mana korban tinggal seorang diri.
"Kemungkinan yang bersangkutan menderita suatu penyakit. Secara kasat mata tidak menemukan tanda luka mencurigakan di tubuh korban," ujar Kanit Reskrim Polsek Balikpapan Utara, Iptu Sunar.
Korban dlkemudian dievakuasi oleh BPBD Balikpapan dan Basarnas Balikpapan menuju rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan medis. "Kami visum, identifikasi dulu apakah ada tanda-tanda kekerasan atau tidak jadi menunggu hasil medis," imbuhnya.
Untuk proses pemakaman, Polsek Balikpapan Utara akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Sosial Balikpapan."Korban tidak memiliki keluarga di sini,"jelasnya.
Editor: Rusdianto