Usai kegiatan, Kepala DP3AKB Kota Balikpapan Alwiati mengatakan, melalui workshop ini berharap dapat menemukan hasil -hasil kesepakatan terhadap pemenuhan hak anak khusunya di kota Balikpapan.
"Kemudian juga kami harapkan juga permasalahan-permasalahan terkait anak yang belum terpecahkan selama ini bisa kita selesaikan bersama-sama," ujar Alwiati kepada awak media.
Untuk itu, dalam kesempatan tersebut pihaknya turut mengundang baik itu dari Dinas Sosial (Dinsos), Kecamatan, Kelurahan dan serta instansi vertikal yang ada di Kota Balikpapan untuk berkolaborasi dan begerak bersama memberikan perlindungan terhadap anak.
Diakuinya juga selama ini sudah banyak inovasi yang dilakukan baik dari, Camat, Lurah dan Instansi vertikal dalam rangka pemenuhan hak anak. Akan tetapi kegiatan tersebut belum disatukan dan belum ada sinergitas sehingga tidak nampak.
"Kemudian dalam setiap kegiatan nantinya kami menginginkan mereka dapat mengajak Forum anak. Sehingga pran forum anak tidak hanya sebatas sebagai pelopor dan Pelapor dan penikmat pembangunan saja. Melainkan juga, berkontribusi dalam pembangunan kota Balikpapan," jelasnya.
Kemudian juga dia katakan, melalui Workshop ini kedepan Balikpapan dapat meningkatkan status menjadi kategori kota layak anak.
" Karena memang selama 4 tahun belakangan Balikpapan hanya masuk pada posisi dalam kategori nindia," tandasnya.
Penulis : Laeko
Editor : Rusdi