Seperti pengakuan Triyono, salah seorang kepala keluarga yang telah cukup lama merasakan manfaat gas metana untuk memasak. Tentu yang memasak adalah istrinya. "Istri yang masak di rumah, tapi memang sudah lama pakai (gas metana)," kata Triyono kepada Korankaltim.com, Rabu (19/10/2022).
Menggunakan gas metana membuat pengeluaran rumah tangganya lebih efisien. Triyono cukup mengeluarkan biaya Rp10.000 setiap bulan sebagai iuran.
Artinya, biaya untuk memakai gas metana selama setahun adalah Rp120.000. Lebih hemat ketimbang menggunakan LPG non subsidi 12 Kg yang harganya Rp223.000 di tingkat agen dan pangkalan. Bahkan sampai Rp245.000 bila sampai pengecer di Kota Balikpapan.
Begitu pula dengan LPG 3 Kg yang disubsidi pemerintah. Harganya masih Rp18.000 per tabung di tingkat agen dan pangkalan. Mampu tembus Rp35.000 di pengecer.
Sedangkan untuk pemakaian normal LPG 3 Kg mencapai dua minggu, setelah harus isi ulang lagi. Berarti dalam satu bulan mesti melakukan dua kali isi ulang. Merogoh kocek sekira Rp70.000 setiap bulan bila membeli di pengecer.
"Lebih hemat pakai gas metana. Sebetulnya punya LPG 3 kilo, tapi itu cuma cadangan aja, kalau yang dari gas metana ini ada masalah," ungkapnya.
Untuk diketahui, gas metana dari TPAS Manggar dikelola oleh Kelompok Gas Metana Wasteco (Waste Energy For Community). Kelompok ini memiliki pelanggan sebanyak 277 Kepala Keluarga (KK) dari 4 Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur.
"Kami ada 7 pengurus dan 2 teknisi. Kelompok kami dibentuk 14 Juni 2019 dan mulai aktif pada awal 2020," kata Nurlita selaku sekretaris dari kelompok tersebut.
Kelompok ini tak cuma menyalurkan gas metana ke rumah-rumah pelanggan sebagai ladang usaha. Juga membuka usaha sauna. Tarifnya Rp10 ribu per orang untuk sekali pemakaian.
"Sauna terbuka untuk umum. Biasanya yang mau sauna menghubungi kami dulu. Nanti kami siapkan. Jadi ketika datang, mereka tinggal pakai saja," ujarnya.
Kelompok Gas Metana merupakan binaan dari PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) dan sejalan dengan tekad serta komitmen Pertamina, yakni Energizing Your Future atau Energi Masa Depanmu.
"Yang pasti program harus bisa memberi dampak bagi masyarakat. Seperti di sini sampah yang sebenarnya sudah ada dan PHM mengembangkan," tutur General PT PHM, Krisna.
Sebagai informasi, penerapan program Wasteco divalidasi melalui Surat Keputusan Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan Nomor 188.46/155/DLH.
TPAS Manggar luasnya 45 hektare dengan volume sampah 132,182 ton per tahun. Gas metana yang dihasilkan 2.261.253 meter kubik per tahun.
Gas metana yang dimanfaatkan sebanyak 462.680 meter kubik per tahun. Diolah kemudian dialirkan ke rumah pelanggan menggunakan pipa paralon sepanjang 6.640 meter dari sumber.
Penulis: Hendra
Editor: Aspian Nur