Kepala Bidang Kepemudaan DPOP Balikpapan Yosef Gunawan kepada Korankaltim.com disela kegiatan siang tadi menjelaskan, pemuda yang mengikuti pelatihan ini terdiri dari pelajar tingkat SMA/SMK sederajat, serta organisasi pemuda dan juga mahasiswa se-Balikpapan.
"Mereka datang bersama pendampingnya karena yang hadir pemuda dibawah usia 16 - 30. Mereka berasal dari SMA SMK se Balikpapan serta organisasi pemuda juga mahasiswa," kata Yosef.
Diharapkan dari pelatihan ini mereka nantinya dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah, menjadi agen perubahan setelah mendapatkan beberapa pengetahuan dari sejumlah narasumber diantaranya jadi Polresta dan BNN.
"Nanti mereka bisa dijadikan agen untuk menyebarkan disekolah-sekolahnya atau di lingkungannya tentang bahaya anti narkoba, termasuk peserta dari Paleligasih yang diharapkan juga melakukan sosialisasi juga di lingkungan disekitarnya," sebut Yosef lagi.
Peserta yang ikut pelatihan diberikan pin dan juga sertifikat untuk memberikan penyuluhan di sekolah, di kampus atau di lingkungan sekitar mereka, juga membuat postingan di media sosial sebagai upaya sosialisasi.
"Target kami adalah Balikpapan ini bisa menjadi Kota Bersinar (bersih dari narkoba). Sedangkan peserta yang dari pepelingasih bisa menjadi kader-kader lingkungan di daerah, menjadi duta Pepelingasih dari Balikpapan," tutup Yosef.
Penulis: Laeko
Editor: Aspian Nur