Dalam penangkapan terhadap pelaku, sempat terjadi aksi kejar-kejaran. Di mana petugas melacak keberadaan pelaku berada di wilayah Kota Tepian, Samarinda. Pelaku yang merasa sudah terendus keberadaannya kemudian kabur dengan mengendarai sepeda motor matik Yamaha Mio dari Samarinda menuju Balikpapan.
Petugas terus melakukan pembuntutan, sembari menunggu waktu yang tepat untuk melakukan penangkapan. Saat di Jalan Soekarno-Hatta KM 9 Balikpapan Utara, rupanya pelaku mengetahui dirinya tengah dibuntuti.
Aksi kejar-kejaran pun terjadi antara petugas berpakaian sipil dengan pelaku. Hingga akhirnya ketika terjebak macet di simpang Balikpapan Baru Jalan MT Haryono Balikpapan Utara, pelaku tidak dapat berkutik.
Petugas langsung mempiting dan membawa pelaku ke dalam mobil opsnal Polsek Balikpapan Utara untuk dibawa ke Mapolsek Balikpapan Utara.
"Ya sudah kami amankan pelaku, saat ini kami sedang meminta keterangan pelaku,"ungkap Wakapolsek Balikpapan Utara AKP, Subari kepada media ini.
Seperti diketahui, warga di kawasan Jalan Imus Payau Gang Merpati RT 32 Kelurahan Muara Rapak, Balikpapan Utara geger lantaran adanya penikaman pada Rabu (14/9/2022) dini hari.
Dua korban yakni seorang Ibu Rumah Tangga bernama Farida (51) dan anaknya Albi (23) menjadi korban penikaman, sedangkan anak perempuannya Fani (29) selamat. Dalam peristiwa itu, Farida menderita luka tikam di bagian dada sedangkan Albi di bagian dahi, tangan dan perut.
Kedua korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo untuk mendapatkan penanganan medis. Kejadian tersebut sekira pukul 03.30 wita di mana saat itu kondisi hujan deras. Tiba-tiba warga setempat dikejutkan dengan teriakan maling dari dalam rumah Farida.
Penulis: Yudi Hadi
Editor: Maruly Zainuddin