"Informasi kebakaran kami terima sekitar pukul 15.00 WITA dan saat ini sudah dalam proses pendinginan," kata Silvi kepada Korankalim.com sore tadi.
Ada 16 armada Damkar dikerahkan dalam upaya pemadaman api dengan pola pemadaman yang dilakukan menggunakan sistem sambung.
"Karena medannya susah kami menggunakan sistem sambung.Suplai air sudah ada di bawah sehingga mempercepat proses pemadaman api," ujar Silvi lagi.
Terkait adanya ledakan di lokasi kebakaran Silvi menyebut kemungkinan berasal dari kompor gas. Tak hanya itu, rasa ingin tahu warga yang berkumpul di lokasi kebakaran diakuinya menyulitkan petugas Damkar.
"Saya menghimbau kepada masyarakat ketika adanya kebakaran agar memberikan jalan agar sampai ke titik api karena petugas kami tidak melihat titik api, terhalang warga sementara kami menggunakan sistem sambung. Jadi memang memang itu perlu kami diperhatikan agar kecepatan air segera bisa kita capai," paparnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut dan tidak ada korban kecelakaan sampai sejauh ini. "Semoga tidak ada korban," harapnya.
Terpisah, Kapolsek Balikpapan Barat Kompol Djoko Purwanto menambahkan, pihaknya belum mengetahui pasti penyebab terjadinya kebakaran. Meski demikian untuk saat sebanyak tiga saksi sudah dimintai keterangan.
"Penyebab kebakaran kami belum mengetahui pasti. Karena masih harus melakukan olah TKP. Sementara kami masih meminta keterangan dari saksi-saksi," kata Djoko.
Penulis: Laeko
Editor: Aspian Nur