"Kebakaran mulai terjadi mulai jam tiga kurang sore tadi, rumah terbakar di RT 18 kemudian membesar arah ke RT 20 dan ke arah jalan raya," kata Arif.
Saat ini pihak kecamatan sedang melakukan pendataan warga yang rumahnya terbakar. "Yang terbakar dan terdampak kami lakukan pendataan, untuk posko masih dilakukan koordinasi kemungkinan sekitar sini bisa didirikan posko," imbuhnya.
Jalan Panda Sari tersebut menjadi kawasan perekonomian masyarakat Balikpapan Barat. Di mana sepanjang jalan tersebut berderet ruko berbagai jenis usaha kebutuhan masyarakat. "Kalau di depan ruko, di dalam pemukiman rumah warga." ungkapnya.
Tim pemadam kebakaran dari Badan Penanggunggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan menerjunkan kekuatan penuh dimana masing-masing armada dari UPTD wilayah diterjunkan dilokasi.
"Unit dari BPBD semua turun 18 unit semua relawan turun semua. Kendala petugas, memang akses jalan yang sempit karena masyarakat juga ikut menonton dilokasi kejadian,"ujar Kepala BPBD Balikpapan Silvia Rahmadina saat memimpin personel pemadam kebakaran.
Mereka belum dapat mendata secara pasti jumlah rumah yang terbakar serta jumlah jiwa yang terdampak dalam musibah tersebut.
"Di lokasi memang banyak rumah yang mudahan terbakar, saya belum bisa memastikan berapa jumlah rumah yang terbakar karena belum bisa dihitung yang pasti itu satu blok." paparnya.
Petugas pemadam harus berjibaku memadamkan api karena banyak bahan material yang mudah menyulut api.
"Pemadaman agak lama karena material mudah terbakar dan awet ketika terbakar, disana ada gudang kain, gudang plastik ada bengkel juga jadi agak lama padamannya ada juga pangkalan LPG juga yang terbakar." ujar Silvia.
Pantauan media ini juga ada seorang petugas BPBD yang harus ditangani tim medis, lantaran kehabisan oksigen. Petugas tersebut pingsan saat melakukan pemadaman. Uap panas beserta asap tebal menjadi penyebab petugas tersebut tidak sadarkan diri.
Lebih dari empat jam petugas melakukan pemadaman namun api belum kunjung padam. Hingga pukul 19.30 WITA petugas masih menyemprotkan air ke arah api yang membakar bekas toko sepeda.
Penulis: Yudi Hadi
Editor: Aspian Nur