Kepada Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan Ratih Kusuma menyebut, lebih dari 2 ribu orang akan terlibat dalam kegiatan ini. "Total lebih dari 2 ribu orang yang bakal terlibat pada puncak perayaan Haornas di Stadion Batakan nanti. Baik dari penari maupun atraksi,” ujarnya.
Dia menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut terbuka untuk masyarakat yang akan hadir. Panitia juga jelasnya akan menyediakan kantong parkir gratis serta dia memastikan keamanan kendaraan.
"Kami sudah berkordinasi baik dengan Polda Kaltim dan Polresta Balikpapan untuk pengaturan lalu lintas, serta parkir kami pastikan gratis dan pengamanan juga sudah disiapkan sebaik mungkin,”tuturnya.
Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora RI, Raden Isnanta, mengatakan pihaknya masih berkoordinasi dengan pihak Sekretaris Negara (Setneg) untuk kepastian hadir tidaknya Presiden RI Joko Widodo dalam acara akbar ini.
"Ya, saat ini masih komunikasi kami juga belum tahu hadir tidaknya Bapak Presiden yang jelas masih dalam komunikasi, "timpalnya.
Dia menjelaskan dalam perayaan Haornas tahun ini menekankan bahwa olahraga merupakan salah satu bagian penting dalam pembangunan Indonesia. Terlebih acara puncak Haornas berlangsung di Balikpapan.
Isnanta mengatakan bahwa dipilihnya Balikpapan sebagai tempat acara Haornas karena Balikpapan sebagai pintu gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN). "Sedang ada kebijakan nasional di mana semua harus menyiapkan diri untuk IKN. Artinya Balikpapan sebagai pintu utama Ibu Kota Nusantara. Olahraga ingin mengambil peran bahwa salah satu program ya pembangunan olahraga, "jelasnya.
Dengan perhelatan Haornas tersebut, lanjut Isnanta juga akan memberikan tiga pesan penting kepada masyarakat Indonesia. Diantaranya mendung pembangunan IKN melalui olahraga, penguatan komitmen implementasi Desain Besar Oahraga Nasional (DBON) hingga sosialiasi Undang-undang keolahragaan nasional.
"Di sini akan disampaikan secara gamblang dalam sebuah atraksi atau pidato entah Presiden, menteri atau oleh masyarakat itu sendiri yaitu menyampaikan tiga pesan penting itu,"urainya.
Isnanta menambahkan, Balikpapan sebagai tuan rumah kegiatan juga akan mendapatkan efek domino positif, yang mana perputaran perekonomian akan meningkat. Karena seluruh perwakilan daerah se Indonesia akan datang ke Balikpapan.
"Efek ekonomi pasti ada, yang paling penting bagaimana Balikpapan mampu membangun brand yang bagus, sehingga selepas Haornas kunjungan ke Balikpapan juga semakin tinggi,"tandasnya.
Penulis: Yudi Hadi
Editor: Maruly Zainuddin