Kegiatan ini merupakan inisiatif yang dilakukan sebagai bentuk kontribusi perusahaan dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSL) utamanya di bidang pengembangan kapasitas stakeholder terkait kesiapsiagaan bencana. Sosialisasi telah dilaksanakan pada Minggu (7/8/2022) lalu di Hotel Swiss Belinn Kota Balikpapan.
Supervisor HSSE IT Balikpapan Catur Yogi Prasetyo menyampaikan bahwa pelatihan secara umum ditujukan untuk Kelurahan Muara Rapak dan secara khusus ditargetkan kepada kelompok dan gerakan masyarakat yang memiliki atensi khusus terhadap kebencanaan seperti Relawan Garuda dan Kelompok Patra Sadewa (Satuan Terdepan Lawan Bencana) Binaan Integrated Terminal Balikpapan.
“Semoga dengan diadakannya sosialisasi penanganan bencana berdasarkan aspek K3 dan psikologis ini dapat memberikan pengetahuan dalam menghadapi bencana yang terjadi di lingkungan sekitar,” kata Catur dalam rilis yang diterima Korankaltim.com, Kamis (11/8/2022).
HSSE IT Balikpapan sebagai bagian dari Pertamina juga memberikan bantuan dukungan kegiatan peningkatan atensi dan komunitas atau kelompok peduli lingkungan kepada Kelompok Patra Sadewa berupa Alat Pemadam Api Ringan (Apar) dan Fire Blanket.
Dalam sosialisasi tersebut, IT Balikpapan dan Unmul turut menggandeng Pelaksana Pengendalian Internal BPBD Kota Balikpapan sebagai narasumber.
“Kami sangat apresiasi dengan kegiatan yang diselenggarakan Pertamina terkait penaganan bencana, karena kita tahu di Balikpapan untuk intensitas risiko bencana cukup tinggi, semoga kegiatan serupa dapat berkelanjutan dan tetap dapat bersinergi dengan berbagai stakeholder terkait,” ujar Frans Marthin.
Selain itu, untuk memberikan bekal dukungan psikologis klinis kepada peserta yang nantinya akan lebih sering terjun dalam upaya penanganan bencana,
Rio Dwi Setiawan seorang psikolog klinis yang turut dihadirkan sebagai narasumber mengatakan, dalam keadaan bencana yang harus diketahui adalah bagaimana meminimalisir dampak yang ditimbulkan.
"Oleh karena itu penting di sini untuk aktivis kebencanaan tahu dan mengerti apa saja yang harus dilakukan kepada korban bencana dilihat dari kaca mata psikologi” katanya.
Kegiatan sosialisasi ini diawali dengan registrasi peserta, pembukaan dan sambutan, pre test, pemaparan materi dari BPBD Kota Balikpapan, perwakilan mahasiswa Unmul dan Psikolog Klinis.
Kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, post test, setelah itu dilaksanakan penyerahan bantuan kepada Kelompok Patra Sadewa dan penutupan. Seluruh kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.
Area Manager Comm, Rel & CSR Kalimantan, Susanto August Satria mengungkapkan bahwa program ini merupakan salah satu TJSL perusahaan serta mendukung tujuan Pembangunan Berkelanjutan Pemerintah Nomor 11 yaitu Menjadikan Kota dan Pemukiman Inklusif, Aman, Tangguh dan Berkelanjutan. (*/kk)
Sumber: Rilis Pertamina
Editor: Maruly Zainuddin