"Saya merasa berhutang budi kepada beliau. Ternyata dari kebaikan-kebaikan yang diberikannya, Allah memberikan kebahagiaan dan kesuksesan dalam melaksanakan tugas-tugas untuk masyarakat, dan tugas -tugas untuk pemerintah Provinsi Kaltim," papar Isran.
Hal ini disampaikan Isran sebelum melepas kepergian almarhum Imdaad Hamid yang meninggal dunia Rabu (3/8/2022) dini hari tadi di kediaman almarhum Jalan Puspoyudo, Klandasan Ulu, Balikpapan Kota yang dipenuhi masyarakat sejak pukul 15.00 WITA sore tadi.
Isran Noor hadir bersama Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi untuk melepas almarhum ke peristirahatannya yang terakhir.
"Mari kita doakan beliau diterima disisi-Nya dengan segala kebahagiaan dan ridha-Nya di alam barzah. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan iman ketabahan dan kesabaran," sebut Isran lagi.
Prestasi almarhum Imdaad Hamid sendiri sudah banyak terukir saat menjabat sebagai wali kota Balikpapan. "Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada para pelayat. Saya juga mengajak masyarakat untuk ikut mendoakan dan ikut mensalatkan almarhum," ucap Isran lagi.
Sementara Hadi Mulyadi mengaku almarhum Imdaad Hamid merupakan sosok yang sangat luar biasa. "Orangnya baik, secara intelektual punya ide-ide yang cerdas dan ide yang luar biasa. Saya sebenarnya sangat dekat. Akan tetapi setelah sakit lebih sering di Jakarta.Kalau silsilah beliau adalah paman saya yang tak lain sepupu dari bapak saya, " ungkap Hadi.
Almarhum merupakan orang yang baik ramah, bersahaja dan jujur dan Kaltim kehilangan sosok yang inspiratif dan tokoh yang bisa membangun Balikpapan. "Peran beliau sangat signifikan untuk Balikpapan. Kita berduka. Mudah-mudahan di Balikpapan ini lahir pemimpin yang berkualitas seperti beliau," harap Hadi.
Imdaad Hamid yang merupakan mantan Wali Kota Balikpapan dua periode, sejak tahun 2001 hingga tahun 2011 berpulang di usia 78 tahun. Almarhum menghembuskan nafas terakhirnya dini hari tadi sekira pukul 00.30 WIB di Jakarta.
Penulis: Laeko
Editor: Aspian Nur