"Pak, bawang mahal," seru salah satu pedagang.
"Berapa harga bawang merah?," tanya Zulhas ke pedagang yang menjual sayur mayur dan aneka bumbu dapur.
"Bawang merah modalnya Rp80 ribu, kita jualnya Rp85 ribu sekilo, ambil untung lima ribu rupiah aja, Pak," jawab pedagang tadi.
"Ok, stabil tapi masih mahal. Dirjen dicek," ucapnya kepada salah satu rombongan dari Kementerian Perdagangan.
Zulhas lantas mengeluarkan lembaran uang nominal Rp50 ribu dan diserahkan ke pedagang.
"Saya beli (bawang) 6 kilo, nanti bagi setengah kilo, dan beri ke ibu-ibu yang belanja," pesannya kepada pedagang tadi.
Kepada awak media, Zulhas membenarkan terjadi kenaikkan harga komoditas pangan. Kendati beberapa sudah alami penurunan.
"Cabai turun," ucapnya dan diketahui harga cabai kini berkisar antara Rp120 ribu hingga Rp150 ribu. Sebelumnya bahan utama sambal itu sempat menyentuh di Rp170 ribu dan Rp200 ribu.
"Telur stabil, memang bawang yang agak mahal, tapi turun dibanding yang lalu. Jadi rerata harga di Balikpapan stabil," sebutnya lagi.
Untuk diketahui, kedatangan Zulhas di Pasar Klandasan Balikpapan untuk memantau ketersediaan dan harga barang kebutuhan pokok serta peninjauan titik penjualan minyak goreng curah rakyat dan minyak goreng kemasan rakyat.
Penulis: Hendra
Editor: Supiansyah