Ketua DPC GMNI Balikpapan, Yohanis Giat Purnomo mengatakan, sebanyak 26 peserta dari perwakilan masing-masing kampus yang ikut dalam pelatihan KTD di Gedung KNPI Balikpapan.
"KTD adalah kegiatan regenerasi organisasi GMNI, kami memperkenalkan organisasi mahasiswa agar calon anggota bisa lebih peka dan kritis sebagai mahasiswa," ujarnya kepada KoranKaltim.com.
Tak hanya itu, dia terangkan, setelah pelatihan KTD GMNI selesai dilaksanakan, pengurus dan seluruh anggota GMNI Balikpapan akan menyambangi Ibu Kota Negara (IKN) di Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU).
Hal dilaksanakannya dalam rangka meneliti langsung di IKN Nusantara, apakah pembangunan IKN berdampak pada kultur budaya Kalimantan Timur.
"Pelaksanaannya agak sedikit berbeda, rencananya dalam waktu dekat ini kami akan melakukan analisis sosial. Meneliti aspek ekonomi, budaya dan lain sebagainya di IKN,"bebernya.
Ia mengharapkan pelatihan KTD dan rencananya mendatangi IKN Nusantara menjadi satu rangkaian untuk melihat pembangunan IKN tak berdampak pada konflik lahan nantinya.
"Namun kembali lagi Sumber Daya Manusia (SDM) nya. Untuk itu GMNI Balikpapan ingin melihat langkah apa yang akan diambil pemerintah dalam persiapan IKN, itu yang ingin kami pertegas di poin penelitian kami," tandasnya.
Penulis: Laeko
Editor: Supiansyah