Elvin mengatakan pihaknya telah menganggarkan perawatan PJU kurang lebih Rp 1 miliar pada 2022 ini. "Jadi diperuntukan untuk perawatan PJU. Untuk pembiayaan jasa. Sementara untuk lampunya beda lagi," bebernya.
Meski demikian, untuk PJU yang di bawah empat meter itu kewenangannya ada di pihak kelurahan untuk anggarannya pun ada sendiri.
Diketahui sebelumnya, Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan Syarifuddin Oddang yang melihat langsung kondisi PJU di kawasan tersebut.
Seperti PJU di jalan Soekarno Hatta Km 2 Balikpapan Utara tepatnya samping Kelurahan Muara Rapak dan sepanjang jalan Inpres Muara Rapak hampir dua bulan mati.
"Ini sangat berbahaya bagi pengguna jalan, kawasan ini ramai dan sangat rawan kecelakaan jika PJU padam seperti ini," ujarnya saat meninjau PJU di Muara Rapak beberapa waktu lalu.
Penulis: Laeko
Editor: Supiansyah