"Kemudian arus balik di H+4 14.349 orang. Tapi kalau kita bicara arus mudik yang berangkat 8.337 orang. Kalau arus balik, datang ke sini 7.811 orang," kata Rika usai penutupan Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran Tahun 2022 di Bandara SAMS Sepinggan, Rabu (11/5).
Artinya pergerakan penumpang lebih banyak terjadi pada saat mudik daripada arus balik. "Belum semua kembali ke sini," ucapnya.
Pihaknya juga belun dapat memprediksi mengenai lonjakan kedatangan penumpang maskapai kendati posko telah ditutup. Terlebih angka pergerakan penumpang bervariasi setiap hari. Tetapi Angkasa Pura I tetap mengambil langkah antisipasi.
"Bisa saja minggu depan, tapi kan ada hari libur, kemungkinan ada orang-orang yang baru ambil cuti di hari senin besok atau habis lebaran baru ambil cuti," ujarnya.
Kendati pergerakan penumpang alami peningkatan, masih belum lebih tinggi bila dibandingkan dengan momen yang sama pada 2019 lalu. Sedangkan untuk 2020 dan 2021 diberlakukan larangan mudik karena pandemi Covid-19.
"Sebenarnya bukan kurang meningkat karena komparasi kemarin akibat pandemi 2020 atau 2021. Sebetulnya 2022 ini meningkat, naiknya 18 persen. Tapi jangan dibandingkan dengan 2019, karena masih tinggi saat itu," tuturnya.
Selain itu, Angkasa Pura I selaku operator Bandara SAMS Sepinggan tetap siap melayani pergerakan penumpang. Mengingat sudah terbiasa mengoperasikan posko baik saat momen Lebaran maupun perayaan Natal dan Tahun Baru.
"Koordinasi yang baik dengan stakeholder, Insya Allah tak ada masalah yang cukup berarti," pungkas Rika, dan untuk diketahui rute Surabaya, Jakarta, Makassar masih menjadi tujuan paling tinggi untuk penerbangan dari Balikpapan.
Penulis: Hendra
Editor: Supiansyah