Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan Andi Sri Juliarty kepada Korankaltim.com mengatakan mereka langsung gerak cepat dengan melakukan sosialisasi keseluruhan fasilitas kesehatan (Faskes). Untuk mendeteksi anak yang memilikinya gejala Hepatitis akut.
"Jadi Puskesmas, klinik dan rumah sakit, telah diinfokan untuk meningkatkan kewaspadaan dengan mendeteksi dini kemudian merujuk dan mempersiapkan sarana terutama laboratorium ntuk pemeriksaan," papar Sri Minggu (8/5/2022) hari ini.
Dinkes juga akan mensosialisasikan kepada masyarakat, bekerjasama dengan Kominfo dan media untuk meneruskan siaran pers, mewaspadai Hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya tersebut.
Adapun gejala Hepatitis yang dialami pada anak mirip dengan hepatitis yang sudah ada, seperti demam, gangguan cerna mulai mual, muntah dan diare.
Selain itu, pasien akan mengalami perubahan warna kulit dan selaput mata menjadi kuning. Kondisi makin parah biasanya ditandai dengan perubahan warna air seni menjadi gelap seperti teh.
“Jenisnya memang belum diketahui, tapi berbeda dengan Hepatitis A, B dan C. penyakit ini juga menyerang anak-anak di bawah usia 17 tahun,” sebut Sri.
Saat ini, Kementerian Kesehatan RI sedang berupaya untuk melakukan investigasi penyebab kejadian hepatitis akut ini melalui pemeriksaan panel virus secara lengkap. Dinas kesehatan Provinsi DKI Jakarta sedang melakukan penyelidikan epidemiologi lebih lanjut.
Sejak secara resmi dipublikasikan sebagai KLB oleh WHO, jumlah laporan terkait hepatitis akut misterius ini terus bertambah, tercatat lebih dari 170 kasus dilaporkan oleh lebih dari 12 negara.
WHO pertama kali menerima laporan pada 5 April 2022 dari Inggris Raya mengenai 10 kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya (Acute Hepatitis of Unknown aetiology ) pada anak-anak usia 11 bulan-5 tahun pada periode Januari hingga Maret 2022 di Skotlandia Tengah.
Sri meminta masyarakat tetap waspada, tidak panik dan selalu menerapkan pola hidup bersih mulai dari menjaga higienitas makanan dan minuman serta membiasakan diri mencuci tangan sebelum makan.
Penulis: Laeko
Editor: Aspian Nut