"Hari Kartini menjadi momentum untuk kembali membakar semangat juang para kaum perempuan dalam memerdekakan kesetaraan dalam pendidikan dan kehidupan bermasyarakat, karena sampai saat ini dunia pendidikan kita masih sering dinodai oleh oknum-oknum pelaku kekerasan seksual," ujar Tessa kepada Korankaltim.com Kamis (21/4/2022) malam tadi.
Menyoroti tingginya kasus kekerasan seksual di dunia pendidikan, Tessa menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya pemerintah untuk dapat memberikan ruang aman kepada semua orang agar dapat mengenyam dunia pendidikan tanpa takut akan mendapat perilaku kekerasan seksual.
"Harapan kami tentunya kita semua bisa memperoleh keadilan sosial dan rasa aman dalam ranah dunia pendidikan dan juga dalam kehidupan bermasyarakat," sambungnya.
Tessa juga memberikan apresiasi kepada jajaran pemerintah khususnya DPR RI, yang baru saja telah mengesahkan UU TPKS dan berterima kasih seluruh elemen masyarakat yang telah berjuang mengawal RUU TPKS hingga menjadi UU.
“Saya juga ingin berterima kasih kepada seluruh Gerakan rakyat yang telah berjuang bersama-sama secara konsisten dalam mengawal RUU TPKS hingga menjadi UU," tutup Tessa.
Penulis: Laeko
Editor: Aspian Nur